TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<<>>>> Pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bengkulu nomor urut 1 menegaskan komitmen mereka untuk memperluas peluang kerja di Kota Bengkulu selama masa kepemimpinan mendatang. Komitmen tersebut disampaikan sebagai salah satu program utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Calon Wali Kota, Dani Hamdani, yang memiliki latar belakang sebagai ustaz dan mantan Ketua Yayasan Alfida dengan ratusan karyawan, berpasangan dengan Sukatno, seorang pengusaha sukses di Provinsi Bengkulu. Keduanya optimis dapat membawa perubahan melalui kebijakan yang fokus pada ekonomi dan penciptaan lapangan pekerjaan.
"Saya bersama Mas Sukatno sudah pernah memimpin organisasi dan perusahaan. Kami punya rencana untuk membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat. Kota Bengkulu sebagai ibu kota provinsi memiliki tantangan tersendiri, karena tidak hanya menampung warga kota, tetapi juga menjadi harapan bagi penduduk dari desa-desa yang mencari pekerjaan dan penghidupan yang layak," jelas Dani Hamdani dalam sebuah wawancara di kediamannya, Selasa (22/10).
Lebih lanjut, Dani menekankan pentingnya Kota Bengkulu menjadi pusat ekonomi inklusif yang dapat menampung tenaga kerja lokal maupun migran dari daerah sekitar. Menurutnya, lapangan kerja yang memadai akan berperan besar dalam menurunkan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Suami dari Sefty Yuslinah tersebut juga menambahkan bahwa jika terpilih, pihaknya akan fokus tidak hanya pada kuantitas, tetapi juga kualitas tenaga kerja. Mereka berjanji untuk mengadakan berbagai pelatihan keterampilan bagi masyarakat agar dapat bersaing dalam dunia kerja modern yang semakin kompetitif.
"Kami tak hanya berkomitmen menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya, tetapi juga akan menyediakan pelatihan keterampilan dan peningkatan profesionalisme. Ini penting agar masyarakat siap menghadapi tuntutan era yang terus berkembang," tambah Dani.
Program pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan masyarakat dan memudahkan mereka mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Keduanya optimistis, kolaborasi antara latar belakang Dani sebagai tokoh pendidikan dan Sukatno sebagai pengusaha akan memperkuat visi ini.
Paslon nomor urut 1 yang dikenal dengan nama DISUKA (Dani-Sukatno) berharap langkah mereka dapat membawa perubahan positif dan menjadikan Kota Bengkulu sebagai tempat yang lebih sejahtera bagi seluruh lapisan masyarakat. Dengan mengoptimalkan sumber daya lokal dan mengembangkan iklim usaha, mereka yakin kota ini mampu menjadi magnet bagi investasi dan pertumbuhan ekonomi.
Pewarta : aMg
Editing : Adi Saputra