Skip to main content

Pemkab Bengkulu Tengah Hadiri Dharma Santi Nyepi 1947 Saka di Provinsi Bengkulu

Pemkab Bengkulu Tengah Hadiri Dharma Santi Nyepi 1947 Saka di Provinsi Bengkulu

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>  Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah melalui Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Gunawan R, S.E., M.M., turut hadir dalam kegiatan Dharma Santi Provinsi Bengkulu yang digelar dalam rangka peringatan Hari Raya Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1947. Acara tersebut berlangsung meriah dan penuh makna di Gedung Sportatorium Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Kota Bengkulu.

Kegiatan Dharma Santi tahun ini mengusung tema nasionalis-religius, yakni “Manawa Sewa, Madhawa Sewa Mewujudkan Indonesia Emas 2045”, yang berarti pelayanan kepada manusia sama halnya dengan pelayanan kepada Tuhan. Tema ini sejalan dengan semangat toleransi dan gotong royong dalam membangun bangsa menuju visi Indonesia Emas 2045 yang berdaya saing tinggi, maju, dan sejahtera.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari berbagai kalangan. Hadir mewakili Gubernur Bengkulu, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Dr. H. Herwan Antoni, SKM., M.Kes., M.Si., serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bengkulu. Selain itu, para bupati dan wakil bupati atau yang mewakili dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu turut serta dalam acara ini, termasuk para tokoh agama lintas iman, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta para undangan dari berbagai unsur.

Dalam sambutannya, para pejabat yang hadir menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Dharma Santi sebagai wadah untuk memperkuat kerukunan antarumat beragama. Kegiatan ini dianggap sebagai momentum penting untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai kebhinekaan.

Gunawan R, yang hadir mewakili Bupati Bengkulu Tengah, juga menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting dalam memperkokoh nilai-nilai toleransi dan harmoni sosial. Ia menekankan bahwa peran seluruh komponen masyarakat, termasuk pemerintah daerah, sangat krusial dalam menjaga kerukunan antarumat beragama demi menciptakan daerah yang aman, damai, dan harmonis.

Dharma Santi sendiri merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi yang tidak hanya berfungsi sebagai acara keagamaan umat Hindu, tetapi juga sebagai bentuk refleksi dan silaturahmi antarumat beragama. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan, kasih sayang, dan pelayanan kepada sesama terus terjaga, sejalan dengan cita-cita besar bangsa Indonesia untuk menjadi negara maju pada tahun 2045.

Acara ditutup dengan berbagai penampilan seni dan budaya yang menggambarkan keberagaman dan kekayaan budaya lokal, sekaligus memperkuat semangat kebhinekaan yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pewarta : Rizon

Editing : Adi Saputra