Skip to main content

Pemkab Bengkulu Tengah Sosialisasikan Penggunaan E-Catalog Lokal dan Percepatan Produk Dalam Negeri

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Eka Nurmeini, SE,. M.Pd, dihadiri oleh para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat se Kabupaten Benteng. Kegiatan ini berlangsung di Aula Riung Gunung.Jumat (8/12)(ft : Herdianson teropongpublik.co.id )

TEROPONGPUBLIK.CO.ID >><<< Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) terus memperkuat upaya untuk meningkatkan penggunaan E-Catalog lokal serta mendukung produk dalam negeri melalui kegiatan sosialisasi yang digelar oleh Bagian Pengadaan Barang dan Jasa.

Acara yang dibuka secara resmi oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Eka Nurmeini, SE,. M.Pd, dihadiri oleh para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat se Kabupaten Benteng. Kegiatan ini berlangsung di Aula Riung Gunung, tempat di mana Eka Nurmeini dalam sambutannya menyampaikan urgensi penggunaan E-Catalog lokal oleh seluruh OPD.

"Melalui sosialisasi ini, kami berharap seluruh OPD dapat memanfaatkan E-Catalog lokal dalam proses pembelian. Saat ini, masih terdapat enam OPD yang belum mengadopsi sistem ini, dua di antaranya merupakan dinas dan empat lainnya berasal dari kecamatan," ungkap Eka Nurmeini, SE,. M.Pd.

Beliau menegaskan arahan Pj Bupati yang menekankan pentingnya penggunaan E-Catalog lokal oleh semua OPD di Benteng untuk mencegah keberadaan OPD yang tidak menggunakan sistem ini di masa mendatang.

Sementara itu, Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ), Andi Erzantara, S. STP, M. SI, menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) nomor 2 tahun 2022. Inpres ini bertujuan untuk mempercepat peningkatan penggunaan produk dalam negeri dan usaha mikro, kecil, serta koperasi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Andi Erzantara menyoroti tingkat penyerapan anggaran oleh OPD melalui penggunaan E-Catalog lokal yang cukup baik saat ini. Namun, ia juga menekankan perlunya OPD yang belum menggunakan sistem ini segera mematuhi instruksi tersebut.

"Kami harapkan setiap OPD di Benteng dapat merealisasikan penggunaan E-Catalog lokal. Hingga tanggal 6 Desember, terdapat 2.647 transaksi dengan total belanja mencapai Rp. 33 miliar. Terdapat sekitar 8.452 produk yang ditampilkan dalam sistem, melibatkan 451 unit usaha mikro, kecil, dan menengah di E-Catalog lokal kita," paparnya.

Komitmen untuk mendukung produk dalam negeri dan mempercepat penggunaan E-Catalog lokal tampaknya menjadi fokus utama Pemkab Bengkulu Tengah, dengan harapan agar seluruh OPD dapat segera mengadopsi sistem ini demi percepatan pembelian yang efisien dan mendukung ekonomi lokal.

Top of Form

Pewarta : Herdianson

Editing : Adi Saputra