Skip to main content

Pemkot Bengkulu Gencarkan Gerakan Menanam 10 Ribu Pohon Kelapa Sambut HUT ke-80 RI

Pemkot Bengkulu Gencarkan Gerakan Menanam 10 Ribu Pohon Kelapa Sambut HUT ke-80 RI

TEROPONGPUBLIK.CO   <<>>>  Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menggagas sebuah program lingkungan bertajuk Gerakan Menanam 10 Ribu Pohon Kelapa atau disingkat GEMPALA. Gerakan ini menjadi bentuk kontribusi nyata Pemkot dalam menjaga kelestarian lingkungan dan ketahanan pesisir di wilayah Bengkulu.

Wali Kota Bengkulu, H. Dedy Wahyudi, menyampaikan bahwa gerakan ini melibatkan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI-Polri, perguruan tinggi, pelaku usaha, serta warga yang tinggal di kawasan pesisir.

“GEMPALA ini bukan hanya sekadar menanam pohon, tapi gerakan kolaborasi lintas sektor yang kita harapkan akan memberikan dampak jangka panjang bagi lingkungan dan ekonomi masyarakat,” ujar Dedy, Rabu (30/7/2025).

Sesuai dengan surat edaran resmi dari Pemkot, seluruh ASN diwajibkan membawa minimal satu bibit kelapa untuk disumbangkan dalam gerakan ini. Diperkirakan, dari ASN saja akan terkumpul sekitar 6.000 bibit kelapa, yang akan menjadi bagian dari total 10 ribu pohon yang ditargetkan.

Lebih lanjut, Dedy mengungkapkan bahwa gerakan ini juga mendapat dukungan penuh dari Kapolda Bengkulu, yang menginstruksikan jajarannya ikut serta dalam kegiatan penanaman. Selain itu, pihak Pemkot telah berkoordinasi dengan kampus-kampus di seluruh Provinsi Bengkulu untuk ikut terlibat, termasuk pelaku usaha yang beroperasi di wilayah Kota Bengkulu.

Adapun persiapan teknis pelaksanaan penanaman dimulai pada Jumat, 8 Agustus 2025, dengan pembuatan lubang tanam di sejumlah titik pantai yang telah ditentukan. Sementara puncak kegiatan akan berlangsung pada Jumat, 15 Agustus 2025, dengan agenda penanaman serentak mulai pukul 08.00 WIB.

“Kami mengajak masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sepanjang garis pantai, untuk ikut serta. Bukan hanya menanam, tetapi juga menjaga dan merawat pohon kelapa yang ditanam agar kelak bisa tumbuh subur dan berbuah,” terang Dedy.

Menariknya, menurut Dedy, tidak semua pohon kelapa yang ditanam berasal dari bibit kecil. Beberapa di antaranya sudah berumur dan siap panen, sebagai bentuk edukasi bahwa menanam juga bisa langsung memberikan manfaat jika dikelola dengan baik.

“Ya, nanti akan ada kejutan. Akan ada pohon kelapa yang langsung bisa dinikmati hasilnya. Seperti apa bentuknya? Kita tunggu saja saat puncak penanaman nanti,” tutup Wali Kota.

Dengan digelarnya GEMPALA, Pemkot Bengkulu berharap dapat menciptakan kawasan pesisir yang hijau, kuat terhadap abrasi, dan produktif secara ekonomi. Selain sebagai bentuk cinta tanah air, gerakan ini menjadi cerminan komitmen daerah dalam menjaga alam demi masa depan generasi mendatang.

Pewarta  : Amg

Editing : Adi Saputra