TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Hantaman angin kencang yang datang tanpa aba-aba menyisakan kepiluan bagi sejumlah warga Kota Bengkulu. Beberapa rumah rusak parah setelah bagian atapnya terlepas dan beterbangan, memaksa penghuninya bertahan dalam kondisi serba terbatas. Meski musibah itu meninggalkan luka dan kekhawatiran, langkah cepat Pemerintah Kota Bengkulu menjadi penopang harapan bagi warga terdampak.
Melalui Dinas Sosial, Pemkot Bengkulu turun langsung menyapa masyarakat yang tertimpa bencana. Kehadiran pemerintah di lokasi terdampak bukan sekadar formalitas, melainkan wujud empati sekaligus tanggung jawab sosial kepada warga yang sedang mengalami masa sulit.
Mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Irwansyah, mendatangi langsung rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan akibat angin kencang. Peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan kondisi korban serta menyalurkan bantuan darurat pasca panik kepada keluarga terdampak.
“Kami ingin memastikan bahwa warga tidak merasa ditinggalkan. Pemerintah hadir untuk memberikan dukungan, baik secara moril maupun melalui bantuan yang bisa meringankan beban mereka,” ujar Irwansyah saat ditemui di sela-sela penyaluran bantuan, Rabu (21/1/2026).
Bantuan yang disalurkan menyasar lima keluarga yang tersebar di sejumlah wilayah Kota Bengkulu. Lokasi terdampak meliputi kawasan pesisir Malabero, Sukamerindu, Tanah Patah, Kelurahan Surabaya, hingga Betungan. Di daerah-daerah tersebut, angin kencang menyebabkan atap rumah beterbangan dan membuat beberapa bangunan tidak lagi layak huni untuk sementara waktu.
Irwansyah menjelaskan, bantuan pasca panik ini diberikan sebagai langkah awal penanganan darurat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan dasar warga sambil menunggu proses pemulihan dan perbaikan rumah yang rusak.
“Kondisi seperti ini tentu sangat berat, apalagi jika di dalam rumah terdapat anak-anak dan lansia. Kehilangan atap rumah bukan hanya soal kerusakan bangunan, tetapi juga rasa aman yang ikut hilang,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Dinas Sosial terus berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan instansi terkait untuk mendata dampak kerusakan secara menyeluruh. Data tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan langkah lanjutan, termasuk kemungkinan bantuan tambahan sesuai ketentuan yang berlaku.
Bagi warga penerima bantuan, kehadiran pemerintah menjadi penguat semangat di tengah kondisi sulit. Salah seorang warga mengaku lega karena pemerintah datang langsung melihat kondisi rumahnya yang rusak. Bantuan yang diberikan, meski tidak menggantikan seluruh kerugian, dinilai sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan awal pasca bencana.
Pemerintah Kota Bengkulu juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi. Warga diminta segera melaporkan kejadian darurat kepada aparat setempat agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat.
Langkah responsif yang dilakukan Dinas Sosial ini menjadi gambaran bahwa penanganan bencana tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan. Di tengah puing-puing rumah dan rasa cemas yang tersisa, kepedulian dan kehadiran pemerintah menjadi pengingat bahwa warga tidak sendirian dalam menghadapi cobaan.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Pemkot Bengkulu berharap para korban dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti sediakala. Musibah memang datang tanpa permisi, namun solidaritas dan kepedulian diharapkan selalu hadir untuk menguatkan.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra