TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu melakukan pemangkasan pohon-pohon tinggi di sepanjang Jalan S. Parman. Kegiatan yang dimulai sejak Sabtu (12/4) ini merupakan bagian dari upaya penataan kota untuk menyulap kawasan tersebut menjadi ikon baru seperti Malioboro di Yogyakarta.
Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan, Yuliansyah, menjelaskan bahwa dalam aksi kolaboratif ini pihaknya mengerahkan satu unit mobil tangga hidrolik yang mampu menjangkau hingga 17 meter. Tangga ini dioperasikan oleh personel terlatih dari Dinas Damkar karena memerlukan keahlian khusus dalam pengoperasiannya.
“Kami mendukung penuh inisiatif dari DLH dalam menata kawasan ini. Tim kami menyediakan kendaraan khusus serta operator untuk memangkas dahan pohon yang tinggi dan berisiko,” ujar Yuliansyah, Senin (14/4).
Pohon-pohon besar yang berada di sepanjang Jalan S. Parman dipangkas untuk mendukung rencana Pemerintah Kota Bengkulu menjadikan kawasan ini sebagai Malioboro-nya Bengkulu. Gagasan ini sebelumnya telah diungkapkan oleh Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, sebagai bagian dari program penataan kota yang lebih estetis dan tertib.
“Pak Wali Kota ingin agar kawasan ini menjadi daya tarik baru, dengan suasana yang bersih, rapi, dan indah. Karena itu, kami bersama DLH bekerja sama dalam mewujudkan visi tersebut,” lanjut Yuliansyah.
Selain pemangkasan pohon, pihak Damkar juga akan berkoordinasi dengan PLN untuk menangani kabel-kabel listrik yang tersangkut di ranting pohon. Keberadaan kabel ini dianggap membahayakan dan bisa mengganggu proses pemangkasan.
“Kami akan segera berkomunikasi dengan pihak PLN agar ada penanganan bersama terhadap kabel-kabel yang membelit pohon. Ini penting agar tidak membahayakan petugas kami di lapangan,” tambahnya.
Ketika ditanya apakah pemangkasan pohon akan dilakukan di lokasi lain seperti kawasan Pantai Panjang, Yuliansyah menyebutkan bahwa saat ini fokus utama tetap di Jalan S. Parman. Namun, tidak menutup kemungkinan aksi serupa akan dilakukan di wilayah lain setelah ada arahan lebih lanjut dari pimpinan.
“Kami selesaikan dulu pekerjaan di Jl. S. Parman. Untuk lokasi lain, kami menunggu arahan selanjutnya,” pungkasnya.
Langkah ini merupakan bentuk nyata sinergi antar OPD dalam memperindah kota serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra