TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>> Pemerintah Kota Bengkulu terus menggenjot pencapaian Universal Health Coverage (UHC) dengan memperkuat kolaborasi bersama BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu. Langkah ini diwujudkan melalui forum komunikasi strategis yang digelar di ruang rapat Balai Kota Merah Putih, Jumat (10/4/2026).
Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Dedy Wahyudi dan dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bengkulu Medy Pebriansyah, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Kepala Cabang BPJS Kesehatan Bengkulu Syafrudin Imam Negara bersama tim.
Dalam forum itu, Wali Kota Bengkulu mengungkapkan bahwa tingkat kepesertaan jaminan kesehatan di daerahnya telah mencapai 94 persen. Angka ini menjadikan Kota Bengkulu sebagai daerah dengan capaian tertinggi di Provinsi Bengkulu. Meski demikian, pemerintah daerah masih menghadapi tantangan untuk menjangkau sekitar 6 persen warga yang belum terdaftar.
“Capaian kita sudah cukup baik dan bahkan pernah mendapatkan penghargaan karena melampaui 90 persen. Namun target kita ke depan adalah mencapai minimal 98 persen,” ujar Dedy.
Untuk mencapai target tersebut, Pemkot Bengkulu menyusun sejumlah strategi konkret. Salah satunya adalah optimalisasi pemanfaatan dana dari pajak rokok yang akan diarahkan untuk mendukung pembiayaan program jaminan kesehatan. Selain itu, pemerintah juga akan melakukan penyesuaian data masyarakat pada kelompok ekonomi terbawah (desil 1 hingga 5) agar dapat masuk dalam skema Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK).
Tidak hanya itu, peran sektor swasta juga didorong melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Pemerintah berharap perusahaan-perusahaan besar di Kota Bengkulu dapat berkontribusi dalam membantu pembiayaan kepesertaan BPJS bagi masyarakat yang membutuhkan.
Langkah lain yang tak kalah penting adalah upaya penganggaran bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu agar mereka juga mendapatkan perlindungan melalui BPJS Kesehatan.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu, Syafrudin Imam Negara, menyambut baik komitmen yang ditunjukkan oleh Pemerintah Kota Bengkulu. Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan menjadi kunci utama dalam mempercepat pencapaian UHC.
Dengan berbagai strategi yang telah dirumuskan, Pemkot Bengkulu optimistis target Universal Health Coverage pada tahun 2026 dapat tercapai. Keberhasilan ini diharapkan mampu memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang adil, merata, dan berkelanjutan.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra