Skip to main content

Pemprov Bengkulu dan Korem 041/Gamas Perkuat Sinergi Percepatan Koperasi Desa Merah Putih

Pemprov Bengkulu dan Korem 041/Gamas Perkuat Sinergi Percepatan Koperasi Desa Merah Putih

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>>  Pemerintah Provinsi Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong penguatan ekonomi desa melalui percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Upaya tersebut kembali ditegaskan melalui rapat koordinasi lintas sektor yang digelar di Aula Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (26/1/2026). Rapat ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi capaian sekaligus merumuskan langkah lanjutan agar program koperasi unggulan tersebut berjalan optimal.

Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni. Turut hadir Komandan Korem 041/Gamas, Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, beserta jajaran terkait dari Pemerintah Provinsi Bengkulu. Suasana rapat berlangsung kondusif dan penuh semangat kolaborasi, mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah dan unsur TNI dalam mendukung pembangunan berbasis kerakyatan.

Dalam paparannya, Wakil Gubernur Mian menyampaikan bahwa secara nasional, Provinsi Bengkulu saat ini mencatatkan progres yang membanggakan dalam pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Berdasarkan data terkini, Bengkulu berhasil menempati posisi lima besar nasional dalam hal capaian pengembangan koperasi tersebut.

“Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak. Posisi lima besar nasional menunjukkan bahwa Bengkulu berada di jalur yang tepat dalam mendorong penguatan koperasi desa,” ujar Mian. Ia menegaskan bahwa koperasi menjadi instrumen penting dalam memperkuat ekonomi masyarakat desa, meningkatkan kesejahteraan, serta membuka lapangan usaha baru.

Lebih lanjut, Mian mengungkapkan bahwa hingga saat ini telah tercatat sebanyak 1.505 Koperasi Desa Merah Putih di Provinsi Bengkulu yang telah memiliki badan hukum. Angka tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan koperasi berjalan sesuai dengan regulasi dan memiliki legalitas yang jelas.

Selain itu, hingga akhir Desember lalu, sebanyak 351 gerai Koperasi Desa Merah Putih telah masuk dalam tahap proses pembangunan dan telah dialokasikan anggaran. Gerai-gerai tersebut diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi desa, mulai dari distribusi kebutuhan pokok hingga pengembangan produk unggulan lokal.

Meski demikian, Mian tidak menampik masih adanya sejumlah tantangan yang harus segera diselesaikan. Ia menyebutkan beberapa pekerjaan rumah yang menjadi fokus pemerintah pada tahun ini agar seluruh program dapat berjalan sesuai target yang ditetapkan.

“Masih ada kendala yang perlu kita benahi bersama. Di antaranya terdapat 428 koperasi yang belum memiliki lahan pembangunan, kemudian 118 koperasi masih menghadapi persoalan administrasi seperti surat-menyurat dan hibah. Selain itu, terdapat pula beberapa komplain yang harus segera ditindaklanjuti,” jelasnya.

Mian berharap, dengan penguatan koordinasi lintas sektor dan dukungan semua pihak, seluruh permasalahan tersebut dapat diselesaikan secara bertahap. Ia menargetkan pada tahun 2026 seluruh kendala tersebut sudah dapat dituntaskan sehingga Koperasi Desa Merah Putih benar-benar beroperasi secara maksimal di seluruh wilayah Bengkulu.

Sementara itu, Komandan Korem 041/Gamas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto menegaskan komitmen TNI untuk terus mendukung program strategis pemerintah daerah, khususnya dalam pembangunan koperasi desa. Menurutnya, keberadaan Koperasi Desa Merah Putih memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan sosial masyarakat.

“Kami siap memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi maupun pemerintah kabupaten dan kota. Harapannya, pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ini dapat berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa,” ujar Brigjen Jatmiko.

Melalui sinergi yang solid antara pemerintah daerah, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan, Pemerintah Provinsi Bengkulu optimistis Koperasi Desa Merah Putih dapat menjadi pilar utama penggerak ekonomi desa sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat di Bumi Rafflesia..

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra