TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Kabar menggembirakan datang untuk masyarakat Kota Bengkulu. Program Nikah Balai Gratis yang sempat menjadi perhatian publik kembali dilanjutkan di masa kepemimpinan Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing. Program ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, khususnya bagi pasangan calon pengantin yang berasal dari kalangan kurang mampu.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Bengkulu, Dewi Dharma, menyampaikan bahwa pelaksanaan program ini akan digencarkan mulai bulan Juni. Tahap awal dimulai dengan proses penjaringan calon pasangan yang memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.
"Biasanya acara nikah balai digelar pada bulan September. Kuota awal tetap seperti sebelumnya, yakni sepuluh pasangan. Namun, di bawah kepemimpinan Wali Kota Dedy, tidak menutup kemungkinan jumlah tersebut bisa bertambah, mengingat beliau sangat mendukung kegiatan yang berdampak langsung kepada masyarakat," ujar Dewi saat diwawancarai pada Selasa (15/4/2025).
Program ini merupakan hasil kerja sama antara DP3AP2KB dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Bengkulu. Tujuan utamanya adalah membantu pasangan yang ingin menikah secara sah—baik secara agama, adat, maupun negara—namun mengalami keterbatasan biaya.
Selain memberikan solusi praktis bagi calon pengantin yang kesulitan secara finansial, program ini juga diharapkan mampu menciptakan dampak sosial yang positif. Dengan hadirnya pernikahan sah yang didukung penuh oleh pemerintah, diharapkan stabilitas sosial serta tatanan kehidupan keluarga di masyarakat bisa semakin kuat.
“Melalui program ini, kami ingin menunjukkan bahwa pemerintah hadir dan peduli. Tidak hanya dalam bentuk regulasi, tetapi juga melalui aksi nyata yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat,” tambah Dewi.
Adapun berbagai fasilitas disediakan secara gratis oleh pemerintah dalam program ini. Mulai dari busana pengantin dan jasa rias, biaya penghulu/KUA, hingga mas kawin. Acara pernikahan juga akan dilangsungkan di balai atau gedung yang representatif, menciptakan suasana sakral namun tetap mewah dan berkesan.
Dengan kelanjutan program ini, diharapkan semakin banyak pasangan yang bisa meresmikan hubungan mereka tanpa terbebani oleh biaya besar, sekaligus menciptakan lingkungan sosial yang lebih tertata dan harmonis.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra