Skip to main content

Sarapan Bersama dan Sayuran Gratis: Cara Masjid Al Ikhlas Ajak Jamaah Subuh

Sarapan Bersama dan Sayuran Gratis: Cara Masjid Al Ikhlas Ajak Jamaah Subuh.Minggu(29/12)(Rizon - teropongpublik.co.id)

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>  Desa Harapan Makmur di Kabupaten Bengkulu Tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial, berkat terobosan unik pengurus Masjid Al Ikhlas. Mereka meluncurkan dua program inovatif untuk meningkatkan jumlah jamaah sholat subuh sekaligus mempererat kebersamaan warga. Program ini tidak hanya berhasil memotivasi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi positif.

Komunitas Pencinta Subuh

Setiap Minggu pertama dalam sebulan, Masjid Al Ikhlas menggelar acara istimewa yang diberi nama "Komunitas Pencinta Subuh". Acara ini dimulai dengan sholat subuh berjamaah yang kemudian dilanjutkan dengan ceramah singkat selama 30 menit. Setelahnya, para jamaah menikmati sarapan bersama yang telah disiapkan oleh pengurus masjid.

“Menu sarapan yang kami sediakan cukup beragam dan selalu diminati jamaah. Sejak program ini berjalan dua tahun lalu, rata-rata 80 hingga 100 orang rutin hadir,” kata Maryono, salah seorang pengurus masjid.

Program Subuh Gembira

Subuh Gembira adalah kegiatan lain yang menjadi sorotan. Usai sholat subuh berjamaah, jamaah diajak membaca surat-surat Al-Qur'an seperti Yaasiin, Al-Waqi’ah, dan Ar-Rahman. Setelah itu, mereka diberikan sayuran segar secara gratis. Menariknya, sayuran tersebut dibeli dari warga sekitar yang berprofesi sebagai pedagang.

“Kami ingin tidak hanya berbagi, tetapi juga memberdayakan ekonomi warga. Sayuran yang dibagikan kami beli langsung dari jamaah yang menjualnya,” ujar Maryono.

Dukungan Donatur

Dana untuk program ini sepenuhnya berasal dari donatur. Setiap hari Jumat, informasi kebutuhan dipublikasikan kepada para donatur, dan respons yang diterima selalu positif. “Alhamdulillah, setiap minggu dana terkumpul dengan cukup,” jelas Maryono.

Dampak Positif dan Harapan

Maryono menambahkan bahwa tujuan utama dari kedua program ini adalah membiasakan warga melaksanakan sholat subuh berjamaah dan menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan yang menyenangkan.

“Kami ingin menciptakan masjid yang tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga tempat yang nyaman dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya pada Minggu (29/12).

Keberhasilan program ini telah menarik perhatian banyak pihak dan diharapkan dapat menginspirasi masjid lainnya di berbagai daerah. Dengan pendekatan kreatif ini, Masjid Al Ikhlas tidak hanya menambah jumlah jamaah, tetapi juga memberikan nilai lebih bagi masyarakat sekitarnya. Hal ini menjadi bukti bahwa inovasi sederhana bisa memberikan perubahan besar.

Pewarta : Rizon

Editing : Adi Saputra