Skip to main content

Sekda Bengkulu Apresiasi Program Distribusi Al-Qur'an dan Pelatihan Pupuk Organik dari BWA

Sekda Bengkulu Apresiasi Program Distribusi Al-Qur'an dan Pelatihan Pupuk Organik dari BWA.Senin(7/10)(Herdianson - teropongpublik.co.id)

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<<>>>> Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Isnan Fajri, menerima audiensi serta menjalin silaturahmi dengan Badan Waqaf Al-Qur'an (BWA) di kantornya pada Senin, 7 Oktober 2024. Dalam pertemuan tersebut, BWA memaparkan rencana pelaksanaan program distribusi Al-Qur'an dan pelatihan pembuatan pupuk organik di wilayah Bengkulu. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kehidupan spiritual dan lingkungan masyarakat setempat.

Dalam pemaparannya, BWA menjelaskan bahwa mereka akan mendistribusikan sebanyak 20.000 Al-Qur'an ke berbagai wilayah di Provinsi Bengkulu. Kerja sama dengan perusahaan logistik telah dilakukan untuk memastikan pengiriman Al-Qur'an berjalan lancar dari Jakarta hingga tiba di daerah-daerah tujuan. Setiap daerah, yakni Kabupaten Seluma, Kaur, Bengkulu Tengah, dan Mukomuko, masing-masing akan menerima 5.000 Al-Qur'an. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat di pelosok daerah dalam memperoleh akses lebih mudah terhadap Al-Qur'an, serta mendukung peningkatan kehidupan spiritual mereka.

Isnan Fajri memberikan apresiasi atas inisiatif BWA ini. Menurutnya, program distribusi Al-Qur'an ini memiliki peran penting dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan di masyarakat Bengkulu, khususnya di wilayah-wilayah yang mungkin memiliki keterbatasan akses terhadap sarana ibadah dan pendidikan agama. “Kami sangat menyambut baik program ini karena dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat,” ujarnya.

Selain distribusi Al-Qur'an, BWA juga akan melaksanakan pelatihan pembuatan pupuk organik cair yang akan diadakan di dua lokasi, yakni Padang Serai dan Lebong Tandai. Pelatihan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat setempat dengan keterampilan dalam memproduksi pupuk organik secara mandiri. Pupuk organik ini nantinya dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas tanaman di sekitar rumah atau lahan pertanian, sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan.

Dalam pelatihan ini, masyarakat juga akan diajarkan bagaimana mengembangkan bibit tanaman yang lebih baik, menjaga kesuburan tanah, serta meningkatkan hasil pertanian mereka. Program ini diharapkan tidak hanya berfokus pada ketahanan pangan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat. Dengan mampu memproduksi pupuk secara mandiri, masyarakat dapat mengurangi biaya produksi dalam bertani dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang cenderung lebih mahal.

Isnan Fajri menekankan bahwa program pelatihan pupuk organik ini merupakan langkah penting dalam mendorong praktik pertanian yang berkelanjutan di Bengkulu. "Inisiatif ini tidak hanya akan membantu masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga meningkatkan perekonomian lokal dengan menciptakan peluang usaha baru di bidang pertanian," jelasnya.

Sekda juga menyampaikan komitmen penuh dari pemerintah daerah untuk mendukung pelaksanaan program-program ini. "Kami siap memberikan bantuan dan fasilitas yang dibutuhkan agar program ini berjalan dengan sukses dan dapat memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat Bengkulu, baik dari segi sosial, lingkungan, maupun ekonomi," ujar Isnan.

Dengan adanya kolaborasi antara BWA dan Pemerintah Provinsi Bengkulu ini, diharapkan program distribusi Al-Qur'an dan pelatihan pupuk organik dapat memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan daerah. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kemandirian masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, terutama dalam hal spiritualitas dan ekonomi.

Pewarta : Herdianson

Editing : Adi Saputra