Skip to main content

Seleksi Pimpinan Baznas Kota Bengkulu, 10 Kandidat Masuk Tahap Lanjutan

Pj Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Medy Febriansyah, menyampaikan perkembangan seleksi calon pimpinan Baznas Kota Bengkulu. Sebanyak 10 kandidat telah diserahkan kepada Baznas RI untuk menjalani tahapan asistensi dan evaluasi lanjutan. (Foto: Dokumentasi/MC Kota Bengkulu)

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Seleksi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bengkulu memasuki tahap lanjutan setelah tim seleksi menetapkan 10 kandidat yang dinyatakan lolos dari rangkaian penilaian sebelumnya. Daftar nama tersebut kini telah disampaikan kepada Baznas Republik Indonesia (RI) untuk menjalani proses evaluasi dan asistensi sebelum penetapan lima pimpinan terpilih.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Medy Febriansyah, mengatakan penyerahan hasil seleksi kepada lembaga pusat menjadi bagian penting dalam menentukan kelanjutan proses pembentukan kepemimpinan Baznas Kota Bengkulu untuk periode mendatang.

Saat memberikan keterangan pada Senin (19/10/2026), Medy menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Bengkulu masih menunggu informasi resmi mengenai jadwal dan mekanisme pemeriksaan lanjutan dari Baznas RI.

“Untuk pimpinan Baznas Kota Bengkulu, hasil seleksi dari tim sebelumnya sudah masuk 10 besar. Hasil 10 besar ini sudah disampaikan ke Baznas RI. Jadi, kita menunggu tahapan berikutnya,” ujar Medy.

Setelah menerima daftar kandidat, Baznas RI dijadwalkan melaksanakan asistensi untuk mendalami profil masing-masing calon. Tahapan ini menjadi kesempatan bagi pihak pusat untuk meninjau kembali rekam jejak, kapasitas, serta kompetensi para kandidat yang akan mengemban tanggung jawab dalam pengelolaan zakat di tingkat daerah.

Medy menyebutkan, pelaksanaan asistensi masih menunggu keputusan dari Baznas RI. Pemeriksaan dapat dilakukan secara daring maupun melalui kunjungan langsung ke Kota Bengkulu, bergantung pada mekanisme yang nantinya ditetapkan oleh lembaga tersebut.

“Nanti dari Baznas RI akan mengadakan asistensi, apakah melalui daring atau mereka datang langsung ke Kota Bengkulu untuk melihat kembali profil dari 10 calon pimpinan ini,” jelasnya.

Pemeriksaan tersebut menjadi salah satu tahapan yang perlu dilalui sebelum proses seleksi mencapai keputusan akhir. Melalui evaluasi lanjutan, diharapkan kandidat yang memperoleh rekomendasi benar-benar memenuhi persyaratan untuk menjalankan tugas sebagai pimpinan Baznas.

Mekanisme seleksi berikutnya akan mengerucutkan 10 kandidat menjadi lima nama. Kelima calon yang masuk dalam daftar akhir tersebut selanjutnya akan direkomendasikan kepada Wali Kota Bengkulu untuk menjalani proses penetapan dan pelantikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan demikian, hasil seleksi yang diumumkan tim seleksi saat ini belum menjadi keputusan akhir mengenai susunan pimpinan Baznas Kota Bengkulu. Masih terdapat tahapan evaluasi di tingkat pusat sebelum nama-nama yang direkomendasikan memasuki proses selanjutnya.

Medy menegaskan bahwa pemerintah kota masih menunggu hasil asistensi tersebut sebagai dasar untuk melanjutkan tahapan pembentukan kepemimpinan Baznas yang baru.

“Selanjutnya akan direkomendasikan ke Bapak Wali Kota untuk dipilih lima pimpinan terpilih,” ungkapnya.

Pemerintah Kota Bengkulu berharap seluruh rangkaian seleksi dapat berlangsung lancar sehingga kepastian mengenai kepemimpinan Baznas periode berikutnya bisa segera diperoleh.

Terbentuknya kepemimpinan baru Baznas Kota Bengkulu diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di tengah masyarakat. Lembaga ini memiliki peran penting dalam menghimpun dana umat dan menyalurkannya kepada masyarakat yang berhak menerima sesuai ketentuan syariat dan peraturan yang berlaku.

Optimalisasi penghimpunan serta penyaluran dana tersebut juga membutuhkan tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel. Karena itu, proses seleksi pimpinan menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan lembaga memiliki sumber daya kepemimpinan yang mampu menjalankan tugas secara bertanggung jawab.

Selain meningkatkan kepercayaan masyarakat, pengelolaan zakat yang baik diharapkan dapat memperluas manfaat program sosial bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan. Dana zakat, infak, dan sedekah berpotensi mendukung berbagai upaya pemberdayaan apabila dikelola secara tepat sasaran dan berkelanjutan.

Pemkot Bengkulu kini menanti tindak lanjut dari Baznas RI agar proses seleksi dapat berlanjut sesuai jadwal. Setelah lima nama direkomendasikan dan proses penetapan selesai, pimpinan terpilih diharapkan segera menjalankan agenda kerja untuk memperkuat peran Baznas dalam pelayanan umat dan pemberdayaan masyarakat di Kota Bengkulu.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra