TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kota Bengkulu memastikan stabilitas harga dan pasokan barang kebutuhan pokok (bapok) menjelang Hari Raya Idulfitri 2025. Melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Perdagrin), Pemkot Bengkulu rutin melakukan pengawasan harga di tiga pasar utama, yaitu Pasar Panorama, Pasar Minggu, dan Pasar Barukoto. Langkah ini bertujuan untuk menjamin ketersediaan barang dan menjaga keseimbangan harga di pasar.
Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menegaskan bahwa pemerintah berupaya memastikan tidak ada kelangkaan barang pokok menjelang Idulfitri. “Kami memastikan kebutuhan pokok tersedia, terutama menjelang hari raya. Kami ingin memastikan tidak ada kelangkaan yang merugikan masyarakat,” ujar Dedy pada Rabu (26/3/25).
Sebagai upaya menjaga stabilitas harga, Pemkot Bengkulu mengadakan operasi pasar murah selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri. Program ini bertujuan untuk mengendalikan inflasi dan memastikan harga tetap terjangkau bagi masyarakat. Berdasarkan data terbaru, Kota Bengkulu mengalami deflasi sebesar 0,98% pada Februari 2025 dan 0,47% pada bulan berikutnya. “Inflasi di kota kita masih terkendali karena kerja keras pemerintah dalam menjaga stabilitas harga. Dua bulan terakhir kita mengalami deflasi, dan insya Allah harga tetap stabil hingga setelah Idulfitri,” tambah Dedy.
Selain itu, Pemkot Bengkulu juga membentuk tim pengawasan yang bertugas memantau distribusi bahan pokok di pasar. Tim ini bertanggung jawab untuk mengawasi harga di tingkat distributor guna mencegah kenaikan harga yang tidak wajar. Dengan pengawasan ketat, diharapkan lonjakan harga yang bisa memberatkan masyarakat dapat dicegah.
Langkah-langkah strategis ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Bengkulu dalam menjaga daya beli masyarakat serta memastikan kebutuhan pokok tersedia dengan harga yang stabil. Dengan kerja sama antara pemerintah dan para pedagang, diharapkan harga barang tetap terkendali sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan tenang dan nyaman.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra