TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<<>>> Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan takziah tujuh hari wafatnya ayahanda Bupati Seluma, Teddy Rahman, SE., M.M., yang digelar Pemerintah Kabupaten Seluma di Gedung Daerah Serasan Seijoan, Kamis malam.
Kegiatan keagamaan tersebut menjadi momentum untuk mendoakan almarhum sekaligus mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat Kabupaten Seluma yang turut hadir memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan.
Sejak menjelang waktu Maghrib, para tamu mulai berdatangan ke lokasi kegiatan. Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Seluma Gustianto, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kantor Kementerian Agama Kabupaten Seluma, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), aparatur sipil negara, tokoh masyarakat, tokoh adat, hingga warga sekitar.
Rangkaian acara diawali dengan pelaksanaan salat Maghrib berjamaah yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin dan doa bersama. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan secara bersama-sama menambah kekhusyukan suasana malam takziah.
Usai pembacaan Yasin, para jamaah kembali melaksanakan salat Isya berjamaah sebelum mengikuti tausiyah agama yang disampaikan oleh Ustadz Jalaluddin. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan peristiwa kematian sebagai pengingat bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara dan setiap manusia pada akhirnya akan kembali kepada Sang Pencipta.
Ustadz Jalaluddin juga menyampaikan pentingnya kesabaran dan keikhlasan dalam menghadapi musibah kehilangan anggota keluarga. Menurutnya, doa anak yang saleh, amal kebaikan, serta silaturahmi yang terus terjaga menjadi bagian dari pahala yang dapat terus mengalir bagi mereka yang telah meninggal dunia.
Pesan-pesan keagamaan yang disampaikan dengan penuh kesejukan tersebut mendapat perhatian serius dari para jamaah. Banyak hadirin terlihat larut dalam suasana refleksi dan doa yang dipanjatkan untuk almarhum.
Pada kesempatan itu, Bupati Seluma Teddy Rahman menyampaikan rasa syukur sekaligus penghargaan yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah menunjukkan kepedulian selama masa duka keluarga.
Ia mengungkapkan bahwa sejak kabar wafatnya sang ayah, berbagai elemen masyarakat memberikan dukungan, bantuan, serta doa yang sangat berarti bagi keluarga besar mereka. Mulai dari proses penjemputan dan penyambutan jenazah, pelaksanaan pemakaman, hingga rangkaian doa bersama dan takziah yang terus berlangsung selama tujuh hari terakhir.
Menurut Teddy, perhatian dan kebersamaan yang ditunjukkan oleh masyarakat Seluma menjadi sumber kekuatan bagi dirinya dan keluarga dalam menghadapi masa-masa sulit setelah kepergian orang tua tercinta.
“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah membantu, memberikan dukungan, serta mendoakan almarhum. Perhatian yang diberikan menjadi penguat bagi kami untuk menjalani masa duka ini dengan tabah,” ujar Teddy Rahman.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Seluma, Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat yang terus hadir memberikan dukungan moril kepada keluarganya.
Lebih lanjut, Teddy berharap seluruh amal kebaikan, bantuan, dan doa yang telah diberikan kepada keluarganya mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, kebersamaan, dan silaturahmi yang selama ini telah terjalin dengan baik di Kabupaten Seluma.
“Semoga seluruh bantuan dan doa yang telah diberikan mendapat balasan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT. Kami berharap tali persaudaraan dan kebersamaan yang selama ini terjalin dapat terus dipertahankan demi kemajuan Kabupaten Seluma,” tuturnya.
Pelaksanaan takziah tujuh hari tersebut berlangsung dengan tertib dan penuh kekeluargaan. Acara ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk almarhum serta harapan agar keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan dan kekuatan.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra