TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu, Mian, secara resmi membuka Forum Konsultasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di Ruang Pola Provinsi Bengkulu pada Jumat (21/3). Acara ini dihadiri oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Provinsi Bengkulu, Yuliswani, serta Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Bengkulu, R.A. Denny.
Dalam sambutannya, Wagub Mian menyoroti pentingnya pemerataan pembangunan infrastruktur di Bengkulu. Menurutnya, kondisi infrastruktur yang masih belum optimal menjadi tantangan besar yang harus segera diatasi.
"Saat ini, pembangunan infrastruktur dasar di Bengkulu belum sepenuhnya merata. Kondisi ini menyebabkan tingginya biaya ekonomi bagi masyarakat, terutama di daerah yang masih memiliki keterbatasan akses," ujar Mian.
Ia menambahkan bahwa keterbatasan infrastruktur menjadi salah satu faktor utama yang berdampak pada sektor ekonomi, khususnya bagi para petani. Dengan akses jalan yang belum memadai, biaya transportasi hasil pertanian menjadi lebih tinggi, yang pada akhirnya berpengaruh terhadap harga jual di pasaran.
"Kita harus memastikan bahwa infrastruktur yang baik dapat mengurangi beban ekonomi masyarakat. Petani, misalnya, membutuhkan akses jalan yang layak agar distribusi hasil bumi lebih efisien dan harga jual tetap kompetitif," jelasnya.
Selain infrastruktur, Mian juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan. Program prioritas seperti pendidikan gratis, layanan ambulans gratis, serta akses kesehatan yang lebih luas bagi masyarakat menjadi fokus utama pemerintahan saat ini.
"Pak Gubernur telah menekankan bahwa pemerintah harus hadir langsung di tengah masyarakat. Oleh karena itu, selain infrastruktur, kami juga memastikan sektor pendidikan dan kesehatan mendapat perhatian khusus agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh rakyat," ungkapnya.
Forum Konsultasi RPJMD ini diharapkan menjadi wadah bagi pemangku kepentingan untuk menyampaikan aspirasi dan merumuskan kebijakan yang lebih efektif dalam pembangunan daerah. Dengan melibatkan berbagai pihak, pemerintah optimistis dapat menemukan solusi terbaik untuk mengatasi tantangan yang ada dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif di Bengkulu.
Acara ini juga menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk mengevaluasi program pembangunan yang telah berjalan, serta merancang strategi yang lebih tepat guna menghadapi tantangan di masa mendatang. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan pembangunan di Bengkulu dapat berjalan lebih optimal dan merata.
Pewarta: AMG
Editing: Adi Saputra