TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menerima audiensi Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Wilayah Bengkulu pada Kamis (4/9) di Ruang Hidayah II, Kantor Wali Kota Bengkulu, Bentiring. Pertemuan ini berlangsung hangat dengan suasana penuh keakraban. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota didampingi oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah.
Audiensi ini menjadi ruang dialog antara pemerintah kota dengan organisasi keagamaan untuk membahas peran strategis lembaga agama dalam mendukung pembangunan daerah. Wali Kota Dedy Wahyudi menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk peran aktif PGI dalam menyukseskan program-program prioritas pemerintah.
Dalam sambutannya, Dedy mengajak PGI Bengkulu untuk bersama-sama menjaga lingkungan permukiman, memperindah rumah ibadah, serta berpartisipasi dalam gerakan penghijauan di berbagai titik Kota Bengkulu. Menurutnya, kolaborasi ini akan memberikan dampak langsung bagi kenyamanan warga sekaligus memperkuat citra Bengkulu sebagai kota yang bersih, hijau, dan religius.
“Kami mengajak seluruh anggota PGI untuk ikut serta mendukung program pemerintah, baik melalui kegiatan menjaga kebersihan lingkungan, perawatan rumah ibadah, maupun program penghijauan. Mari kita bersama-sama menanam pohon, terutama pohon buah, agar kota ini menjadi semakin asri dan bermanfaat bagi generasi mendatang,” ujar Dedy.
Selain menyoroti program lingkungan, pertemuan ini juga menjadi ajang penyampaian aspirasi dari pihak PGI. Salah satu usulan yang disampaikan adalah terkait kebutuhan guru agama Kristen di sekolah-sekolah, khususnya di tingkat SD dan SMP. Menurut PGI, masih terdapat kekurangan tenaga pengajar agama Kristen, sehingga diperlukan perhatian serius dari pemerintah daerah.
Menanggapi hal itu, Wali Kota menyampaikan apresiasi atas masukan yang diberikan dan berjanji akan menindaklanjuti melalui koordinasi dengan pihak terkait. “Kami menerima usulan ini dengan terbuka. Kebutuhan guru agama memang sangat penting untuk memperkuat pendidikan karakter dan spiritual generasi muda. Pemerintah kota akan berupaya mencari solusi terbaik agar kebutuhan ini bisa terpenuhi,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PGI Wilayah Bengkulu, Pendeta Viktor, menyambut baik ajakan Wali Kota untuk bersinergi dalam pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa PGI siap bekerja sama, baik dalam mendukung program pemerintah maupun dalam pembinaan umat Kristen di Bengkulu.
“Kami dari PGI Wilayah Bengkulu menyatakan kesiapan untuk mendukung setiap program pemerintah kota. Kami juga berkomitmen memperkuat pembinaan umat Kristen agar mampu memberikan kontribusi positif dalam kehidupan masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antarumat beragama di Kota Bengkulu,” ungkap Pendeta Viktor.
Audiensi ini juga dipandang sebagai momentum penting dalam membangun komunikasi yang lebih intensif antara pemerintah dengan organisasi keagamaan. Diharapkan, hubungan harmonis ini dapat memperkuat semangat kebersamaan, toleransi, serta memperkokoh Kota Bengkulu sebagai rumah yang nyaman bagi seluruh warganya tanpa memandang latar belakang agama.
Selain membahas isu lingkungan dan pendidikan, pertemuan tersebut juga menegaskan peran lembaga keagamaan sebagai mitra strategis pemerintah. Dengan melibatkan organisasi seperti PGI, program pembangunan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat dinilai akan lebih efektif dan tepat sasaran.
Menurut Dedy, keberhasilan pembangunan kota tidak hanya ditentukan oleh pemerintah semata, tetapi juga keterlibatan aktif masyarakat dan organisasi yang ada. “Kota Bengkulu akan semakin maju jika semua pihak berperan aktif. Pemerintah tentu tidak bisa bekerja sendiri, karena itu kami sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi keagamaan,” kata Dedy.
Pertemuan yang berlangsung selama lebih dari satu jam itu diakhiri dengan sesi ramah tamah antara Wali Kota dan jajaran pengurus PGI Wilayah Bengkulu. Keduanya sepakat untuk terus memperkuat komunikasi ke depan, serta menjadikan audiensi ini sebagai awal dari sinergi yang lebih luas.
Dengan adanya kolaborasi ini, pemerintah kota berharap pembangunan di Bengkulu dapat berjalan lebih optimal. Tidak hanya dari sisi infrastruktur dan layanan publik, tetapi juga dari aspek sosial, keagamaan, dan lingkungan yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Audiensi Wali Kota dengan PGI Wilayah Bengkulu menjadi bukti nyata pentingnya membangun sinergi lintas sektor. Pemerintah kota menilai kehadiran lembaga keagamaan sebagai kekuatan moral yang mampu mendorong terciptanya masyarakat yang rukun, religius, dan peduli lingkungan. Dengan semangat kebersamaan, Bengkulu diharapkan terus tumbuh menjadi kota yang harmonis, asri, dan penuh toleransi.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra