TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>> Suasana kebersamaan dan kehangatan terlihat jelas di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Pulau Baai, Kota Bengkulu, pada Kamis (14/8/2025). Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menggelar kegiatan silaturahmi bersama para nelayan dan pedagang ikan, yang dihadiri langsung oleh Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bengkulu.
Acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan masyarakat pesisir, khususnya para pelaku usaha perikanan. Kehadiran dua kepala daerah sekaligus, yakni Gubernur dan Walikota, menjadi simbol dukungan nyata pemerintah terhadap sektor kelautan dan perikanan yang selama ini menjadi salah satu penopang perekonomian daerah.
Dalam sambutannya, Gubernur Helmi Hasan menekankan pentingnya menjaga komunikasi yang baik antara pemerintah, nelayan, dan pedagang ikan. Menurutnya, keberhasilan sektor perikanan tidak hanya bergantung pada hasil tangkapan, tetapi juga pada sistem distribusi, kualitas produk, dan pemasaran yang efektif.
“Nelayan dan pedagang ikan adalah pahlawan ekonomi di daerah pesisir. Mereka setiap hari berjuang di laut untuk membawa hasil terbaik. Tugas pemerintah adalah memastikan mereka mendapat dukungan, baik dari sisi infrastruktur, akses permodalan, maupun pemasaran,” ujar Helmi.
Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, yang turut memberikan sambutan, menyampaikan apresiasi kepada para nelayan atas kerja keras mereka selama ini. Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bengkulu untuk terus mendukung program-program yang dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan dan pelaku usaha perikanan.
“Pemerintah Kota siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi dan seluruh pemangku kepentingan. Kita ingin nelayan Bengkulu semakin sejahtera, pasarnya semakin luas, dan kualitas ikannya semakin dikenal, bukan hanya di daerah, tapi juga di tingkat nasional bahkan internasional,” tutur Dedy.
Salah satu momen yang paling dinantikan dalam kegiatan ini adalah acara bakar dan makan ikan bersama. Meja panjang yang disiapkan di area PPI Pulau Baai dipenuhi berbagai jenis ikan segar hasil tangkapan nelayan setempat. Mulai dari ikan tongkol, kembung, hingga kakap merah, semua diolah secara sederhana namun menghasilkan cita rasa yang lezat.
Momen santai ini membuat suasana semakin cair. Para nelayan, pedagang, dan pejabat daerah duduk berbaur tanpa sekat, berbincang ringan sambil menikmati hidangan laut. Kegiatan makan bersama ini menjadi simbol kebersamaan dan persaudaraan, sekaligus mempererat hubungan emosional antara pemerintah dan masyarakat.
Selain bersilaturahmi, rombongan Gubernur, Walikota, dan Forkopimda juga melakukan peninjauan langsung ke beberapa titik strategis di kawasan PPI Pulau Baai. Peninjauan ini bertujuan untuk melihat kondisi fasilitas pelabuhan, gudang pendingin, serta area bongkar muat ikan.
Dari hasil peninjauan, masih ditemukan beberapa fasilitas yang memerlukan perbaikan dan peningkatan kapasitas, terutama untuk menunjang aktivitas nelayan dalam menjaga kualitas ikan pasca-tangkap. Beberapa nelayan juga menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan peralatan, akses BBM bersubsidi, serta solusi atas fluktuasi harga ikan di pasaran.
Menanggapi hal ini, Gubernur Helmi Hasan menyatakan bahwa pemerintah akan segera melakukan koordinasi lintas instansi untuk menindaklanjuti masukan tersebut. “Kita tidak ingin nelayan kita bekerja keras, tapi tidak mendapatkan keuntungan yang layak. Semua masukan akan kita catat dan kita tindaklanjuti,” tegasnya.
Acara silaturahmi yang berlangsung hingga sore hari itu diakhiri dengan foto bersama di dermaga PPI Pulau Baai. Senyum ceria terlihat di wajah para nelayan dan pedagang ikan yang merasa dihargai dan diperhatikan langsung oleh para pemimpin daerah.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan antara pemerintah dan masyarakat pesisir semakin kuat. Tidak hanya sebagai ajang tatap muka, tetapi juga sebagai wujud nyata kepedulian terhadap keberlanjutan sektor kelautan dan perikanan di Bengkulu.
Kegiatan di PPI Pulau Baai ini juga menjadi pengingat bahwa kekayaan laut Bengkulu adalah aset berharga yang harus dijaga dan dikelola dengan baik, demi keberlangsungan ekonomi daerah dan kesejahteraan generasi mendatang.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra