Skip to main content

Walikota Bengkulu Tegaskan Kesiapan Pemkot Ikuti Muskomwil II Apeksi 2025 di Jambi

Walikota Bengkulu Tegaskan Kesiapan Pemkot Ikuti Muskomwil II Apeksi 2025 di Jambi

TEROPONGPUBLIK.CO.ID   <<<<>>>>  Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bengkulu siap berpartisipasi penuh dalam rangkaian Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) II Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) tahun 2025 yang akan digelar di Kota Jambi. Ajang tersebut menjadi momentum penting bagi pemerintah kota se-Sumbagsel untuk memperkuat kolaborasi dan membahas isu-isu strategis terkait pembangunan perkotaan.

Dedy mengatakan, Pemkot Bengkulu telah melakukan berbagai persiapan internal, mulai dari penyusunan delegasi hingga materi pembahasan yang akan dibawa ke forum. Ia menegaskan bahwa keikutsertaan Bengkulu bukan hanya sebagai peserta, tetapi sebagai bagian dari komponen penting yang ingin mendorong penguatan program nasional serta peningkatan efektivitas tata kelola pemerintahan daerah.

“Sebelumnya kami sudah melaksanakan rapat internal untuk mempersiapkan delegasi dan materi yang akan dibawa ke Jambi. Bengkulu siap berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini,” ujar Dedy Wahyudi di Bengkulu, Rabu (26/11).

Forum Strategis Bangun Sinergi Antar Kota

Muskomwil II Apeksi 2025 dijadwalkan berlangsung di Kota Jambi pada 26–28 November 2025. Forum tahunan ini menjadi wadah penting bagi pemerintah kota di wilayah Sumatera bagian Selatan (Sumbagsel) untuk menjalin kerja sama dan merumuskan langkah-langkah strategis menghadapi tantangan perkotaan, baik dari sisi kebijakan, pelayanan publik, maupun pelaksanaan program nasional.

Tahun ini, isu efisiensi anggaran daerah menjadi salah satu topik utama yang akan dibahas. Pemerintah pusat mendorong agar setiap daerah dapat menjalankan program prioritas secara optimal, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih (KMP). Melalui Muskomwil, pemerintah kota diharapkan dapat menyelaraskan strategi dan memperkuat sinergi agar implementasi kebijakan nasional berjalan efektif.

Selain itu, forum juga akan menjadi ruang diskusi bagi peningkatan standar pelayanan publik. Mulai dari pelayanan administrasi kependudukan, kesehatan, pendidikan, hingga penguatan ekonomi kerakyatan berbasis UMKM. Kota Bengkulu menargetkan untuk memanfaatkan kesempatan ini guna belajar dari praktik terbaik (best practices) kota lain, sekaligus memperkenalkan berbagai inovasi daerah.

Dorong Percepatan Pembangunan Sumbagsel

Dedy Wahyudi menyampaikan bahwa kerja sama antar pemerintah kota menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan kawasan Sumbagsel. Dengan kondisi daerah yang memiliki karakteristik serupa, kolaborasi dapat mempercepat penyelesaian berbagai tantangan, seperti peningkatan konektivitas wilayah, pembangunan pusat ekonomi baru, dan penguatan layanan dasar masyarakat.

Menurutnya, Pemkot Bengkulu akan membawa sejumlah inovasi yang telah berhasil diterapkan di daerah, sekaligus menyampaikan kebutuhan untuk memperkuat dukungan program lintas wilayah. Dedy yakin, melalui forum Apeksi, posisi Bengkulu akan semakin kuat dalam jejaring kerja sama nasional.

“Keikutsertaan Pemkot Bengkulu diharapkan bukan hanya memperkuat posisi daerah dalam jaringan Apeksi, tetapi juga membuka peluang kolaborasi baru serta memperluas dampak inovasi yang selama ini telah kami jalankan,” ujarnya.

Ia juga berharap Muskomwil II Apeksi 2025 mampu menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat diimplementasikan oleh seluruh pemerintah kota, sehingga pembangunan di kawasan Sumbagsel dapat bergerak lebih cepat, terarah, dan berkelanjutan.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra