Skip to main content

Pemkab Bengkulu Tengah Ajukan Perbaikan Jembatan Penanding dan Tanjung Raman ke BNPB Pusat

Wakil Bupati Bengkulu Tengah Tarmizi bersama Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dan rombongan kepala daerah saat menyampaikan usulan penanganan infrastruktur terdampak bencana kepada Kepala BNPB Pusat di Jakarta.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>> Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah terus mengintensifkan upaya pemulihan infrastruktur yang mengalami kerusakan akibat bencana alam. Sejumlah kebutuhan pembangunan dan penguatan sarana penanggulangan bencana kini diperjuangkan melalui koordinasi langsung dengan pemerintah pusat.

Mewakili Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP., Wakil Bupati Tarmizi, S.Sos., menyampaikan berbagai usulan prioritas daerah kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat, Jumat (6/11/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung di Graha BNPB, Jalan Pramuka Kavling 38, Matraman, Jakarta Timur. Wakil Bupati Tarmizi hadir bersama rombongan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan serta sejumlah bupati, wali kota, dan kepala pelaksana BPBD kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu.

Rombongan diterima langsung oleh Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Kriestomei Sianturi bersama jajaran. Agenda ini menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan kondisi infrastruktur yang membutuhkan penanganan sekaligus mengusulkan dukungan pemerintah pusat dalam memperkuat kesiapan menghadapi potensi bencana.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian Pemkab Bengkulu Tengah adalah kerusakan Jembatan Penanding akibat banjir bandang pada 2022. Infrastruktur tersebut dinilai membutuhkan penanganan serius agar kembali dapat menunjang aktivitas masyarakat dan kelancaran mobilitas antarwilayah.

Selain Jembatan Penanding, pemerintah daerah juga mengajukan penanganan Jembatan Tanjung Raman serta sejumlah fasilitas infrastruktur lainnya yang terdampak bencana alam.

Perbaikan infrastruktur tersebut menjadi kebutuhan penting karena keberadaan jembatan dan akses penghubung memiliki peran strategis dalam mendukung kegiatan ekonomi, distribusi barang, serta aktivitas sosial masyarakat. Kerusakan fasilitas transportasi dapat menghambat mobilitas warga, terutama ketika masyarakat membutuhkan akses cepat menuju pusat pelayanan publik.

Tidak hanya berfokus pada rehabilitasi infrastruktur, Pemkab Bengkulu Tengah juga mendorong peningkatan kemampuan daerah dalam menghadapi berbagai ancaman bencana.

Dalam kesempatan itu, Tarmizi turut menyampaikan kebutuhan pengadaan sarana operasional penanggulangan bencana. Beberapa fasilitas yang diusulkan meliputi mobil tangki air, alat berat, serta perlengkapan pendukung untuk menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) maupun bencana tanah longsor.

Menurutnya, ketersediaan peralatan yang memadai sangat diperlukan agar penanganan bencana dapat dilakukan secara lebih cepat, efektif, dan terkoordinasi. Terlebih, kesiapan personel harus didukung fasilitas operasional yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Wakil Bupati Tarmizi menyampaikan apresiasi atas respons positif yang diberikan BNPB terhadap berbagai aspirasi dan kebutuhan yang disampaikan pemerintah daerah.

“Alhamdulillah, usulan dari Kabupaten Bengkulu Tengah diterima dan direspons dengan baik oleh Kepala BNPB Pusat. Kami berharap seluruh usulan ini dapat segera ditindaklanjuti demi kepentingan masyarakat Bengkulu Tengah,” ungkap Tarmizi.

Ia berharap komunikasi dan koordinasi yang telah terbangun bersama BNPB dapat membuka peluang dukungan konkret bagi daerah, khususnya dalam mempercepat penanganan infrastruktur yang rusak serta meningkatkan kesiapan menghadapi ancaman bencana.

Bagi Pemkab Bengkulu Tengah, dukungan pemerintah pusat menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat pembangunan kembali fasilitas publik yang terdampak bencana. Pasalnya, penanganan infrastruktur berskala besar membutuhkan perencanaan teknis, dukungan anggaran, serta sinergi lintas pemerintahan.

Pemerintah daerah juga berharap penguatan sarana kebencanaan dapat meningkatkan kemampuan BPBD dalam melakukan langkah antisipasi, evakuasi, hingga penanganan darurat ketika bencana terjadi.

Melalui penyampaian usulan tersebut, Pemkab Bengkulu Tengah menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat. Pemerintah daerah berharap setiap aspirasi yang telah disampaikan dapat berlanjut pada proses penilaian teknis dan tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Upaya ini diharapkan tidak hanya mempercepat pemulihan fasilitas umum, tetapi juga membangun ketahanan daerah agar masyarakat Bengkulu Tengah lebih siap menghadapi berbagai risiko bencana pada masa mendatang.

Pewarta : Rizon

Editing : Adi Saputra