TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<>>>> Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma terus memperkuat komitmennya dalam memberikan perlindungan bagi perempuan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satu langkah nyata diwujudkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama Lembaga Cahaya Perempuan Bengkulu atau Women Crisis Center (WCC) Bengkulu yang berlangsung di ruang rapat Bupati Seluma, Kamis (25/6/2026).
Penandatanganan kesepakatan dilakukan oleh Wakil Bupati Seluma, Drs. H. Gustianto, bersama Direktur Eksekutif WCC Bengkulu, Leksi Oktavia. Momentum tersebut turut disaksikan Sekretaris Daerah Kabupaten Seluma, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta jajaran Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Seluma.
Kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pendamping masyarakat guna meningkatkan kualitas perlindungan terhadap perempuan, khususnya bagi mereka yang menjadi korban kekerasan maupun diskriminasi.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Seluma Gustianto menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap perempuan memperoleh hak yang sama, perlindungan hukum, serta akses terhadap layanan pendampingan yang memadai.
Menurutnya, kolaborasi dengan WCC Bengkulu merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan pelayanan sekaligus meningkatkan efektivitas penanganan berbagai persoalan yang dihadapi perempuan di Kabupaten Seluma.
"Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan perempuan di Kabupaten Seluma mendapatkan perlindungan, pendampingan, serta akses terhadap hak-haknya secara adil. Sinergi antara pemerintah daerah dan WCC Bengkulu diharapkan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Gustianto.
Ia menambahkan, keberhasilan perlindungan perempuan tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah semata. Diperlukan keterlibatan lembaga pendamping, organisasi masyarakat, hingga seluruh elemen masyarakat agar tercipta lingkungan yang aman, ramah, dan bebas dari segala bentuk kekerasan terhadap perempuan.
Melalui nota kesepahaman tersebut, kedua belah pihak sepakat mengembangkan berbagai program bersama. Di antaranya berupa pendampingan hukum dan psikologis bagi korban kekerasan, penyelenggaraan edukasi mengenai kesetaraan gender, peningkatan kapasitas aparatur dalam penanganan kasus perempuan, hingga sosialisasi mengenai hak-hak perempuan kepada masyarakat.
Program-program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya menghormati hak perempuan sekaligus mendorong keberanian korban untuk melaporkan tindak kekerasan yang dialaminya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif WCC Bengkulu, Leksi Oktavia, memberikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Seluma yang dinilai memiliki kepedulian tinggi terhadap isu perlindungan perempuan.
Ia mengatakan, dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam memperkuat sistem perlindungan perempuan, mulai dari pencegahan hingga pendampingan korban secara berkelanjutan.
"Kami mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Seluma dalam memperkuat perlindungan perempuan. Kerja sama ini menjadi langkah penting agar perempuan memperoleh akses terhadap perlindungan, pendampingan, serta keadilan yang mereka butuhkan," ungkap Leksi.
Menurutnya, keberadaan kemitraan antara pemerintah daerah dan lembaga layanan seperti WCC akan mempermudah koordinasi dalam menangani berbagai kasus kekerasan terhadap perempuan sekaligus memperkuat upaya pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat.
Pemkab Seluma berharap kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan dokumen semata, melainkan diwujudkan dalam berbagai program nyata yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Dengan kolaborasi yang berkesinambungan, diharapkan semakin banyak perempuan di Kabupaten Seluma yang memperoleh perlindungan, rasa aman, serta kesempatan yang setara dalam menjalani kehidupan sosial, ekonomi, maupun hukum.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Seluma untuk menciptakan daerah yang lebih inklusif, berkeadilan, dan berpihak pada pemenuhan hak-hak perempuan serta perlindungan kelompok rentan.
Pewarta : Hasan
Editing : Adi Saputra