Skip to main content

Pemprov Bengkulu Gelar Operasi Pasar Jelang Ramadan dan Idulfitri 2025

Pemprov Bengkulu Gelar Operasi Pasar Jelang Ramadan dan Idulfitri 2025

TEROPONGPUBLIK.CO.ID   <<<>>>  Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri 2025, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu mengintensifkan langkah untuk menjaga stabilitas harga bahan pangan pokok di tingkat konsumen. Langkah ini dilakukan sebagai respons atas surat edaran Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri Nomor 500.2.3/378/IJ tertanggal 20 Februari 2025, yang menginstruksikan pemerintah daerah di seluruh Indonesia untuk menggelar operasi pasar menjelang bulan suci Ramadan dan Idulfitri.

Operasi pasar ini bertujuan memastikan pasokan bahan pokok tetap memadai serta menjaga harga tetap terjangkau, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa terbebani lonjakan harga. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu, Rahmat Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan secara bertahap di seluruh kabupaten dan kota di Bengkulu, dengan menggandeng distributor, Bulog, serta pelaku usaha lokal.

"Kami mengupayakan agar stok bahan pangan seperti beras, gula, minyak goreng, dan daging tetap mencukupi. Operasi pasar ini diharapkan dapat mengurangi potensi lonjakan harga yang kerap terjadi saat permintaan meningkat jelang Ramadan dan Idulfitri," ujar Rahmat dalam konferensi pers, Senin (24/2).

Pemprov Bengkulu mengadopsi kerangka 4K dalam upaya pengendalian harga, yakni Keterjangkauan harga, Ketersediaan pasokan, Kelancaran distribusi, dan Komunikasi efektif. Strategi ini dirancang untuk memastikan ketersediaan barang di pasar, mencegah spekulasi harga, serta mengedukasi masyarakat mengenai kondisi pasar secara transparan.

Rahmat juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan operasi pasar ini. "Kami mengajak semua pihak untuk bekerja sama. Masyarakat dapat melaporkan jika menemukan indikasi penimbunan atau lonjakan harga yang tidak wajar," tambahnya.

Sementara itu, Bulog Bengkulu memastikan bahwa cadangan beras pemerintah (CBP) cukup untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadan dan Idulfitri. Kepala Bulog Bengkulu, Andi Setiawan, menyatakan bahwa pihaknya telah mendistribusikan beras medium dan premium ke berbagai titik operasi pasar. "Kami juga siap menggelar program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di pasar-pasar tradisional," jelas Andi.

Masyarakat menyambut baik langkah pemerintah ini. Lestari (42), seorang ibu rumah tangga di Kota Bengkulu, mengungkapkan bahwa operasi pasar sangat membantu menghemat pengeluaran rumah tangga. "Harga kebutuhan pokok lebih terjangkau, jadi kami bisa lebih fokus mempersiapkan Ramadan dengan tenang," katanya.

Dengan sinergi yang kuat dan pengawasan ketat, Pemprov Bengkulu optimistis dapat menjaga stabilitas harga pangan selama HBKN Ramadan dan Idulfitri 2025, demi kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra