Skip to main content

Ular Sanca 4 Meter Masuk Permukiman Warga Kencong Jember, Sempat Mangsa Ayam Warga

Seekor ular sanca sepanjang 4 meter menghebohkan warga Dusun Wungguan 1, Kencong, Jember. Ular tersebut masuk ke permukiman dan memangsa ayam milik warga sebelum akhirnya diamankan polisi.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID -Warga Dusun Wungguan 1, Desa Kencong, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Jawa Timur, dibuat geger oleh kemunculan seekor ular sanca berukuran besar pada Selasa (5/5/2026). Reptil dengan panjang diperkirakan mencapai empat meter itu ditemukan berada di area pekarangan rumah warga dan tengah memangsa ternak ayam.

Insiden tersebut terjadi di kediaman Untung, salah satu warga setempat yang memiliki kandang ayam di belakang rumahnya. Ular sanca itu pertama kali diketahui saat pemilik rumah mendapati suasana kandang tidak biasa dan menemukan salah satu ayamnya sedang dililit oleh ular.

Kejadian tersebut sontak membuat panik pemilik rumah. Ia kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk mengevakuasi hewan melata tersebut. Dalam waktu singkat, sejumlah warga berkumpul dan berupaya menangkap ular yang cukup agresif itu.

Salah satu warga, Roni, mengungkapkan bahwa proses penangkapan berlangsung cukup menegangkan. Awalnya, ia dipanggil langsung oleh pemilik rumah untuk membantu mengatasi situasi tersebut. Namun, karena ukuran ular yang cukup besar dan berbahaya, ia memilih meminta bantuan warga lainnya.

“Saya sempat diminta bantuan oleh Pak Untung, tapi karena ularnya besar saya tidak berani sendiri. Akhirnya kami panggil warga lain dan menangkapnya bersama-sama,” ujar Roni.

Warga yang terlibat dalam proses evakuasi harus berhati-hati karena ular sanca dikenal memiliki kekuatan lilitan yang sangat kuat. Dengan menggunakan alat seadanya dan kerja sama yang solid, ular tersebut akhirnya berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban jiwa.

Kemunculan ular sanca di permukiman warga diduga kuat akibat terganggunya habitat alami hewan tersebut. Faktor seperti alih fungsi lahan, berkurangnya area hutan, hingga minimnya sumber makanan di habitat aslinya sering kali menjadi penyebab satwa liar masuk ke kawasan permukiman manusia.

Roni menambahkan, ular tersebut tiba-tiba sudah berada di dalam kandang ayam tanpa diketahui sebelumnya. “Tahu-tahu sudah ada di dalam kandang dan langsung memangsa ayam. Kami semua kaget karena biasanya tidak pernah ada kejadian seperti ini,” tambahnya.

Sementara itu, pihak kepolisian dari Polsek Kencong yang menerima laporan warga langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Petugas memastikan kondisi aman dan membantu proses pengamanan ular tersebut.

Petugas SPKT Polsek Kencong, Aipda Sutris Setiawan, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa ular sanca yang ditemukan di permukiman warga memiliki panjang sekitar empat meter dan berhasil diamankan dalam kondisi hidup.

“Benar, kami menerima laporan dari warga terkait adanya ular sanca di permukiman. Setelah sampai di lokasi, ular tersebut sudah berhasil ditangkap warga dan kemudian kami amankan,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihak kepolisian menyatakan bahwa ular tersebut untuk sementara diamankan di kantor Polsek Kencong sebelum nantinya diserahkan kepada pihak berwenang yang menangani satwa liar.

“Selanjutnya ular ini akan kami serahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kabupaten Jember untuk penanganan lebih lanjut,” tambah Aipda Sutris.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kemunculan satwa liar, terutama di wilayah yang berdekatan dengan area hutan atau lahan terbuka. Warga juga diimbau untuk tidak bertindak sendiri tanpa bantuan pihak berwenang jika menghadapi situasi serupa.

Selain itu, penting bagi masyarakat untuk menjaga keseimbangan lingkungan agar habitat satwa liar tetap terjaga dan tidak memicu konflik antara manusia dan hewan.

Pewarta: Ron

Editing: Adi Saputra