Skip to main content

Tim URC PUPR Siaga Malam, Genangan di Sejumlah Titik Kota Bengkulu Berhasil Diatasi

Tim URC Dinas PUPR Kota Bengkulu bergerak cepat mengatasi genangan air saat hujan deras. Pembersihan drainase jadi kunci utama.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  – Hujan deras yang mengguyur Kota Bengkulu pada malam hari memicu munculnya genangan air di sejumlah titik rawan. Menyikapi kondisi tersebut, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) dari Dinas PUPR Kota Bengkulu langsung turun ke lapangan melakukan patroli dan penanganan darurat guna memastikan sistem drainase tetap berfungsi optimal.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim URC, Agus Suhendra Wijaya, yang memantau situasi di beberapa lokasi strategis yang kerap menjadi langganan genangan saat curah hujan tinggi. Fokus utama patroli adalah memastikan aliran air tidak terhambat serta menjaga kelancaran lalu lintas bagi masyarakat.

Dari hasil pemantauan di lapangan, tim menemukan genangan air cukup tinggi di kawasan Pintu Batu dan Belungguk Point. Air yang menggenang di badan jalan dinilai berpotensi membahayakan pengendara, terutama pada malam hari dengan jarak pandang terbatas.

“Tim URC langsung bergerak cepat begitu menerima laporan. Di Pintu Batu terjadi genangan cukup signifikan, dan kami segera melakukan pembersihan saluran air yang tersumbat,” ujar Agus Suhendra Wijaya saat memberikan keterangan dari lokasi.

Menurutnya, penyebab utama genangan bukan semata karena intensitas hujan, melainkan tersumbatnya drainase oleh tumpukan sampah. Kondisi ini membuat air tidak dapat mengalir dengan lancar ke saluran pembuangan, sehingga meluap ke permukaan jalan.

Dalam proses penanganan, para petugas terlihat bekerja ekstra di tengah hujan. Dengan mengenakan jas hujan berwarna kuning, mereka membersihkan saluran air menggunakan alat sederhana seperti cangkul dan pengait sampah. Bahkan, beberapa petugas harus turun langsung ke dalam genangan untuk mengangkat limbah plastik, daun, serta material lain yang menyumbat aliran air.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Setelah pembersihan dilakukan, aliran air mulai kembali normal dan genangan di badan jalan perlahan surut. Kondisi ini memberikan rasa aman bagi pengendara yang melintas serta mencegah potensi kemacetan.

Agus menegaskan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas infrastruktur perkotaan, terutama di tengah cuaca ekstrem yang belakangan sering terjadi. Ia juga memastikan bahwa tim URC akan terus siaga dan melakukan pemantauan rutin di titik-titik rawan.

Selain penanganan teknis, pihak Dinas PUPR Kota Bengkulu turut mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Salah satu langkah sederhana namun berdampak besar adalah tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke dalam parit dan saluran drainase.

“Kesadaran masyarakat sangat penting. Jika drainase bersih, maka risiko banjir maupun genangan bisa ditekan secara signifikan,” tambahnya.

Fenomena genangan air di perkotaan memang menjadi tantangan tersendiri, khususnya di wilayah dengan sistem drainase yang rentan tersumbat. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Ke depan, pemerintah daerah melalui Dinas PUPR Kota Bengkulu berencana meningkatkan pengawasan serta melakukan perawatan rutin terhadap jaringan drainase. Langkah ini diharapkan mampu mengantisipasi dampak buruk dari curah hujan tinggi sekaligus menjaga mobilitas warga tetap lancar.

Dengan respons cepat dari Tim URC dan dukungan masyarakat, genangan yang sempat mengganggu aktivitas warga berhasil diatasi. Upaya ini menjadi bukti nyata kesigapan pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Pewarta: Amg

Editing: Adi Saputra