TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>> Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah turut serta dalam kegiatan "Kenali dan Peduli Lingkungan Sendiri" (KENDURI) yang bertujuan mewujudkan desa siaga dengan resiliensi. Acara ini diadakan oleh Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) di Aula Kantor Camat Pondok Kelapa.
Acara dengan tema “Pelibatan Masyarakat Dalam Mencegah Radikalisme dan Terorisme melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT)” ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP. Turut hadir Ketua FKPT, Drs. Khairil Anwar, M.Si., perwakilan BMA Provinsi Bengkulu, Camat Pondok Kelapa, Lismawati, S.I.P., perwakilan dari Polsek Pondok Kelapa, dan sejumlah undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Bengkulu Tengah menyampaikan apresiasinya terhadap FKPT atas penyelenggaraan kegiatan ini. "Terima kasih kepada Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) atas inisiatif luar biasa ini. Melalui kegiatan ini, kita dapat mencegah perilaku negatif, pemikiran radikal, dan anti-nasionalisme di masyarakat. Pemikiran-pemikiran inilah yang perlu diluruskan agar tidak menimbulkan perilaku menyimpang, karena NKRI adalah harga mati," ujarnya.
Ketua FKPT, Drs. Khairil Anwar, M.Si., juga menegaskan tujuan kegiatan ini dalam sambutannya. “Tema kita hari ini adalah 'Kenali dan Peduli Lingkungan Sendiri' (KENDURI) untuk mewujudkan desa siaga dengan resiliensi. Resiliensi adalah kemampuan kita untuk beradaptasi dan menghadapi tantangan dalam kehidupan. Acara ini adalah salah satu upaya untuk mencegah pemikiran radikalisme di masyarakat,” katanya.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari berbagai pihak yang hadir, termasuk masyarakat setempat. Mereka menyadari pentingnya menjaga lingkungan sosial yang sehat dan bebas dari pengaruh radikalisme. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan bahaya radikalisme dan terorisme serta mampu membangun ketahanan sosial yang kuat.
Dengan pelibatan aktif masyarakat, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah berharap desa-desa di wilayahnya menjadi lebih tangguh dan siap menghadapi berbagai tantangan, termasuk ancaman radikalisme dan terorisme. Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kesadaran kolektif terhadap pentingnya keamanan dan ketahanan nasional.
Pewarta : Rizon
Editing : Adi Saputra